September 9, 2013 : by Michael Chris / Universitas Multimedia Nusantara News Service

Tren
pembuatan aplikasi lokal untuk mobile device kian menjamur, dengan
berbagai fungsi dan tujuan pembuatan, dari hiburan, transportasi,
navigasi, bahkan edukasi. Hal ini juga didukung dengan maraknya
penggunaan smartphone di Indonesia sendiri, terutama di kalangan remaja,
yang memiliki antusiasme tinggi terhadap perkembangan mobile
applications di berbagai platform. Tak ingin ketinggalan, Universitas
Multimedia Nusantara ikut serta mengembangkan aplikasi dengan nama
Mobile University Informatioan Sistem (MUIS) yang merupakan system
informasi akademik bagi para mahasiswa UMN berbasiskan Android, dengan
membawa beberapa fitur menarik yang memudahkan akses informasi bagi
mahasiswa, baik di hal akademis maupun non-akademi. Dwi Kristiawan MS. ,
manajer IT UMN mengungkapkan mengapa platform Android yang dipilih
untuk pertama diluncurkan, “Untuk saat ini yang sedang booming ada 2,
Android dan iOS, kami memilih android karena hampir kebanyakan mahasiswa
kita menggunakan Android. Perbandingan antara pemakai Android dan iOS
sekitar 75:25. Tentu saja untuk selanjutnya akan dikembangkan untuk
iOS.”
Aplikasi MUIS UMN ini merupakan hasil karya Alumni
mahasiswa jurusan Teknologi Informasi (TI) tahun akademik 2009, yakni
Ericko dan Valdo Septiasen Widjaja. “ Kita memberikan kesempatan kepada
mahasiswa untuk mengerjakan proyek IT, selain 1 untuk menambah
kesempatan, juga untuk portofolio mereka. Saya lihat dari kualitas
kerja, Kreatifitas dan inovasinya, saya acungi jempol ” ujar pria yang
akrab dipanggil Wawan tersebut. Aplikasi ini memiliki 7 menu utama,
yakni Course, News, Social, Videos, Shuttle, Map, Events, dan Website.
Menu Course dibuat untuk memudahkan mahasiwa dalam akses informasi
akademisnya, ketika diklik, maka akan langsung ditampilkan agenda
pekuliahan mahasiswa bersangkutan, pengumuman universitas, kelas yang
berlangsung/dibatalkan pada hari itu, nilai ujian, dan mata kuliah yang
sudah diambil oleh mahasiswa tersebut, beserta nilai dan IPK/IPS.
Kemudian menu News, menampilkan berita-berita yang sangat up-to-date,
dari berbagai topik, dengan memanfaatkan RSS Kompas, “Untuk RSS, tadinya
akan dibangun dari UMN, namun karena kita grup Kompas Gramedia, maka
tidak ada salahnya disambungkan ke Kompas,” ungkapnya. Dan menu Social
akan menghubungkan pengguna dengan timeline Twitter UMN dan timeline
Twitter pengguna sendiri, juga disediakan tombol langsung untuk
me-mention UMN. Untuk alasan koneksi ke Twitter, Wawan mengatakan,
“Koneksi ke Twitter terpikirkan, karena jika kita berangkat dari visi
kita di awal, untuk memudahkan mahasiswa dengan mobile apps, istilahnya
agar tidak terbatas ruang dan waktu, kita memilih twitter karena banyak
mahasiswa yang memakai selain Facebook. Untuk Facebook, masih terbentur
dengan API yang dimiliki. Ke depannya, jika API sudah oke, bisa dikonek
ke Facebook juga. Secara desain memang sudah akan ke 2 media sosial
tersebut. “
Di menu Videos, akan ditampilkan beberapa media
dari channel Youtube UMN yang berisi informasi perkuliahan. Untuk saat
ini, pengunggahan video hanya bisa dilakukan dari pihak UMN sendiri,
karena untuk karya mahasiswa, untuk sekarang masih dikembangkan di
UMN.tv. Di menu Shuttle, ditampilkan jadwal Shuttle Bus UMN yang
up-to-date baik rute pagi, siang, dan malam. Pengguna dapat melihat jam
berapa saja Shuttle berangkat dari berbagai tempat, mulai dari Pasar
Modern BSD, Bundaran Alam Sutera, Dormitory UMN, Sumarecon Mal Serpong.
Menu Map akan menampilkan alamat lengkap UMN, beserta link langsung ke
peta untuk mencari rute ke arah UMN dari lokasi pengguna saat itu,
sedangkan menu Events akan menampilkan kegiatan-kegiatan yang berada di
UMN saat ini, juga kalender akademik terakhir UMN.
Menurut
Wawan, aplikasi UMN tersebut kini masih sedang dalam pengembangan untuk
penyempurnaan, tim pembuat akan memantau kehandalan aplikasi, jumlah
akses user, dan barulah ketika sudah tidak ada bug yang muncul, aplikasi
akan dilepas ke Google Play Store agar dapat dinikmati juga oleh pihak
eksternal UMN. Penambahan fiturpun terpikirkan, karena selain untuk
kalangan internal, akan dibuka untuk kalangan eksternal. Salah satunya
beberapa informasi dari www.umn.ac.id akan dibuka ke publik dalam
aplikasi tersebut. (*)